ANALISIS KESULITAN SISWA MENYELESAIKAN TES KEMAMPUAN PENALARAN DAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SETELAH DITERAPKAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH
Kata Kunci:
Penalaran Matematis, Berpikir Kritis MatematisAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa dalam menyelesaikan tes kemampuan penalaran dan berpikir kritis matematis setelah diterapkan model pembelajaran berbasis masalah. Subjek penelitian kelas XI SMK Negeri 1 Panyabungan yang berjumlah 39 siswa. Instrumen penelitian adalah tes kemampuan penalaran matematis, tes kemampuan berpikir kritis matematis, dan pedoman wawancara. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa dalam menyelesaikan tes kemampuan penalaran matematis siswa a) pada kategori tinggi, siswa mengalami kesulitan pada kriteria fakta dan prinsip; b) pada kategori sedang dan rendah, siswa mengalami kesulitan pada kriteria fakta, prinsip, dan operasi. Kesulitan siswa dalam menyelesaikan tes kemampuan berpikir kritis matematis siswa a) Pada kategori tinggi, siswa mengalami kesulitan pada kriteria fakta dan prinsip; b) Pada kategori sedang dan rendah, siswa mengalami kesulitan pada kriteria fakta, prinsip, dan operasi.

