REINTERPRETASI HADIS TENTANG JANGGUT DALAM KONTEKS KEKINIAN
Kata Kunci:
Janggut, interpretasi Hadis, konteks sosial-historisAbstrak
Budaya janggut seolah-olah menjadi trend dalam tradisi Islam modern bagi orang-orang yang merasa mempunyai kebaragamaan, dan penampilan ini seolah menjadi identitas seseorang yang bertakwa, dan mengikuti mainstream ini seolah bersifat wajib bagi kalangan muslim puritanisme. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau ulang bagaimana konsep sebenarnya dalam memahami Hadis tentang janggut secara utuh dan metode studi pustaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis terhadap konteks sosial-historis. Hasil kajian dari pendekatan konteks sosial-historis terhadap Hadis tentang janggut ini menunjukkan bahwa perintah untuk berjanggut adalah berkaitan dengan penampilan bukan ibadah, yaitu yang membedakan dengan orang-orang diluar Islam, dan sifatnya adalah sunnah. Dari konteks sosial-historis disaat Hadis ini muncul untuk membedakan penampilan, apabila dikaitkan dengan konteks kekinian maka itu tidak relefan lagi. Jadi intinya budaya janggut berkaitan dengan penampilan bukan bahagian ibadah.

